A D I T O S T U D I O ^tm^'
3d Graphic - Bukit Amarilis Citragrand
MRCCC's 150ms Elevated Helipad Vista
Standing on MRCCC's helipad, which elevated 150ms above the ground. Located at the center of Jakarta. Just a step from Semanggi. The City scenery is very amazing. Jakarta looks very Beautiful today. 19.11.09
Read More..
well special thanks to my 'Insider' Read More..
Omahkoe.com
Omahkoe Nice website, helpful for whom are building home..
tend to come here every time as well..
Cartoon Artworks
here my Art-trial of CARICATURIZ(ing)E peoples..


1 2 3
Program : Adobe Photoshop CS2
Filter used :
1. Dry Brush Effects. Brush width=5, strokes power=6
2. Inversion of Glowing Edge below
3. Glowing Edge. edge width=0, paper brightness=max,
this one is for my boss' birthday card. do it from collage of few photo.
you may select which one is the the most interesting.
well, keep learn something new every day... and for sure, i will share it to you... my friends!Read More..
Rumah Pondok Labu - photograph re-touch for Landscape Design
Batavia's Old Building Details
From times ago, my curiousity about old building, drive me to come back and back again and trying understanding those old buildings deeper. but soon, i always astonished by the details and technic they use in this building.
This saturday journey, a came back to Museum Fatahillah, Jakarta again.
i start to take potograph on her. the facade, the doors, the windows, the floor, the ceilings, the lucarne(dorm windows on its attic). but soon i aware of these things, i am more surprised by their well designed product.
Those details are very honest and functional. without leaving its artistic.
the first sample is Fatahillah front facade window's
From its proportion, the windows it self is a giant window, which total height almost 5 meters. the ratio is 1(wide) to 3(height). The window frame divided to 4 equally, and each frame has window leafs.
The lower window leafs are openable, the outwards facing leafs are louver (krepyak), and the inward facing leafs consist of glass panels on wooden frame.
The upper part of the window leafs are fixed to windows frame.
if we studied more details, the hinges it self is a piece of art. but not just aesthtetically beautiful but also 100% usefull.
here are the analysis of the window movement.
Window type 2
also located at Fatahillah Building at 2nd Floor level.
the hinges plug-ged and fixed with steel pin.
Read More..
Temah Wuru Kabesturon
temah = wusana
wuru = mendem
kabesturon = ora eling jalaran mendem
http://nguripuripbasajawa.blogspot.com/2008/12/serat-sabdajati.html
Perjalanan ke Kota Cina lama Tangerang
13 Maret 2009. sebuah catatan perjalanan ke Kota Cina lama Tangerang, singgah ke Boen Tek Bio, Perumahan lama Tionghoa, dan Pinggir Cisadane
Kota Cina lama, Tangerang,
Daerah yang sampai saat ini masih menjadi pusat kawasan perdagangan kota tangerang.
dikenal dengan Pasar Lama.
Berlokasi di titik yang paling strategis dari sebuah kota untuk berdagang.
di samping pusat pemerintahan (kantor DPRD) dan selangkah dari Stasiun sebagai moda transportasi jarak jauhnya.
Memang Orang tionghoa selalu cerdas untuk memilih posisi.
Perjalananku kali ini sebenarnya ketidaksengajaan, tapi beruntung, saat itu aku menenteng senjata andalanku Lumix FZ18, untuk menangkap moment dan tempat-tempat yang cukup memuaskan mata & kameraku.
Klenteng Boen Tek Bio
(Boen=Sastra Tek=Kebajikan Bio=Tempat Ibadah).
sebuah klenteng yang berumur lebih dari 300 tahun sudah selayaknya menjadi situs sejarah tangerang,
Diperkirakan, Kelenteng Boen Tek Bio berdiri sekitar tahun 1684. Pernah dipugar 1940,di masa itu, para penghuni perkampungan Petak Sembilan secara gotong-royong.
menurut sejarah di Tangerang ada Tiga kelenteng besar Dan Tua Yaitu; Boen Tek Bio,Boen San Bio,Boen Hay Bio yang juga menjadi penanda keberadaan tionghoa di Tangerang sejak tiga abad lalu.
menjadi persembayangan untuk Dewi Kwan Im dan dewa dewa lainnya, yang melayani semua umat Konghucu di tangerang dan sekitarnya.
Baca juga
Syair-syair yang ada di Boen Tek Bio (...)
Diluar Langit masih ada (buanjaaak) langit! (...)atap klenteng
halaman depan penuh lilin sembahyang
bubungan dilengkapi dengan exhaust
serambi belakang
Perumahan lama Tionghoa
Row-housing tua ini masih berderet di situ, dengan atap Pecinan-nya, kebanyakan menganut langgam Art Deco, dengan beberapa sentuhan khas etnis Tionghoa.
Terletak di tiga deret gang yaitu Gang Kalipasir, Gang Tengah (Cirarab), dan Gang Gula (Cilangkap).
atap row housing khas pecinankonsol atap pun di hiasi dengan lukisan di plat yang dilapis enamel.. seperti kemahiran mereka meng coating keramik.
Art Deco bangett...
Pinggir Cisadane
aktivitas para pendayung perahu, beberapa mencoba peruntungannya dengan mengumpulkan sampah plastik dari kali, yang saat itu sedang pasang karena hujan kemarin. Mereka menjaring botol plastik, gelas plastik dan bungkus apapun yang berharga setelah dikumpulkan dan di timbang ke pengepul plastik dan loakan. Kadang mereka juga beruntung, menjaring ikan kecil yang terbawa arus.para tukang perahu yang menjual jasa penyeberangan kali cisadane
selain sebagai tukang " ferry ", mereka kadang juga menjaring sampah plastik yang hanyut
tak hanya truk yang punya gandengan, perahupun juga digandeng
"nuhun mang.." ucap ibu itu, sambil mengulurkan uang 3ribu buat sekali nyebrang..




























Peletakkan batu pertama gedung ini terjadi pada tanggal 19 oktober 1693 sedangkan peresmian gedung gereja berlangsung 2 tahun kemudian yaitu tanggal 23 oktober 1695 dan pentahbisan diantar oleh Pdt. Theodorus Zas dalam kebaktian minggu. Tahun 2009 ini sudah berumur 314 tahun.
Bangunan gereja terletak diatas sebidang tanah dengan luas 6.725 m².
Bentuk fisik bangunan persegi empat dengan ukuran 24 x 32 meter, pada bangunan belakang kemudian dibuat dari batu bata dengan kerangka ramuan kayu ebonite balok-balok besar, beratap genteng bermutu baik dan pondasi 10.000 tiang kayu "dolken" yaitu semacam pasak bumi mini, dari kayu tahan rayap .
Terletak di jalan Pangeran Jayakarta No.1 Jakarta (letaknya dipojok persimpangan lampu merah)
Lampu taman (6 buah dengan tiang penyangga setinggi 3m) dan lampu dinding (6 buah, sepasang pada tiap pintu masuk gereja dan ruang persiapan)
Kaca Jendela biru Laut, dengan motif Awan.
Pintu gereja tanpa dilengkapi handel, hanya gembok dari luar.
Detail pada bagian pojok bangunan, pada cornicenya dan pada ujung temboknya di chamfer.